Narkoba mana yang Paling Merusak ? ( marijuana, alcohol, ecstasy, cocaine, heroin, atau meth/ Sabu ? )

Jawaban dari pertanyaan ini sebenarnya cukup relatif, bisa jadi memiliki banyak jawaban yang benar tergantung pada bagaimana cara mengukur bahaya, dan kecanduannya. Hal ini juga tergantung pada ukuran dari “dosis biasa”.
Berikut salah satu cara yang fair untuk menjawab pertanyaan tersebut :

0) Marijuana / GANJA

narkoba ganja

Produksi ganja tidak se-massive produksi seperti halnya alkohol dan tidak terlalu mudah membeli ganja semudah membeli alkohol. Kebanyakan pecandu ganja akan mengkonsumsinya sebanyak beberapa kali seminggu, meskipun ada beberapa kasus yang “langka” atau “sesekali” yaitu sangat kecanduan setiap saat.

Sebagai sample adalah kebanyakan pecandu ganja misalnya ,berdasarkan survey pada tahun 2012, 23% orang Amerika, kebanyakan mengaku menggunakan ganja dalam “bulan lalu”. Frekuensi pecanduan alkohol pasti jauh lebih tinggi.
Namun jika frekuensi konsumsi pecandu ganja diibaratkan sesering orang minum alkohol, maka efek pada masyarakat bisa jauh lebih buruk dari yang kita bayangkan.

Konsumsi ganja secara normal terbukti mempunyai banyak efek positif, dari sisi sifat material yang merupakan bahan dengan antioksidan yang sangat baik. Efek psikosis ganja dan atau kehilangan produktivitas karena kacanduan juga jarang sekali terjadi.Dapat disimpulkan cukup jelas bahwa pecandu ganja bukanlah yang paling adiktif juga bukan yang paling berbahaya.

1) Alkohol / MIRAS

narkoba alkohol
Alkohol merupakan jenis narkoba yang mempunyai efek terburuk dan sekaligus terbanyak bagi lingkungan masyarakat setiap tahun. Secara rasio hal ini sangat masuk akal dengan kenyataan bahwa jumlah pecandu alkohol adalah paling banyak diantara pecandu narkoba lainnya . Karena ada begitu banyak orang yang kecanduan, tentu saja total kerugian akan sangat tinggi.

Mungkin prosentasi kerugian terhadap masyarakat per setiap pecandu alkohol lebih rendah dari prosentase per pecandu narkoba lainnya. Namun sehubungan jumlah pecandu alkohol yang sangat besar, maka secara umum dikatakan bahwa alkohol mempunyai efek buruk yang sangat besar / terburuk bagi masyarakat luas.>
Disamping itu alkohol berfifat sangat adiktif … hampir semua orang tahu seorang teman atau anggota keluarga yang seorang adalah pecandu alkohol.

2) MDMA (ekstasi, molly) / INEX / Ekstasi

narkoba ekstasi

Jenis narkoba ini secara mengejutkan ternyata memiliki sangat sedikit efek samping dan tidak terlalu adiktif. Namun jangan salah, jika beberapa hal dapat menyebabkan pecandu MDMA menjadi sangat berbahaya. Jika pecandu tidak minum cukup air atau mengkonsumsi dosis yang terlalu tinggi, atau jika pecandu tinggal selama tiga hari berturut-turut di sebuah pesta dansa ekstasi , maka efek samping yang timbul bisa jadi sangat brutal. Pecandu merasa sangat tertekan, dan efek sampingan yang timbul kemudian bisa jadi sangatlah mengerikan . Tapi pecandu sesekali yang berhati-hati mengenai dosis , hanya sessekali mengkonsumsi, dan mendapatkan tidur yang layak setelah mereka mengkonsumsi, kemungkinan besar bisa lolos tanpa konsekuensi atau kecanduan .

Namun, tetap ,sekali lagi, narkoba ini adalah sangat berbahaya. Hal ini didasari bahwa jenis narkoba ekstasy akan sangat “menipu” kesetimbangan sistem internal organ internal pecandu. Pada kondisi manusia normal, manusia harus makan dengan benar, berolahraga, melakukan pekerjaan menantang, bertemu dengan seseorang yang dicintai dll untuk menciptakan hormon serotonin dopamin dan epinefrin tetap dalam kondisi tinggi / baik.

Namun ketika seseorang mengkonsumsi MDMA/ Ekstacy, maka efeknya signal internal oragan akan error dan “seakan-akan” kondisi serotonin,dopamin dan epinefrin terdeteksi tinggi/normal tanpa melakukan usaha/ aktivitas apapun.
Dalam jangka panjang, ini akan sangat berbahaya walaupun masih boleh dikatakan bahwa MDMA/ Ekstasy tentu bukan yang paling berbahaya atau paling adiktif.

3) Cocain

narkoba kokain
Mirip dengan MDMA dalam hal itu adalah melakukan penipuan signal internal organ, tapi lebih mudah untuk kecanduan sehubungan dengan sifat addiktifnya yang sangat tinggi.

Pecandu cocain pada awalnya akan meminta bantuan orang lain untuk menyuntikkan barang ini ke tubuhnya. Becandu tidak mendapatkan besar halusinasi, tawa, atau perasaan euforia yang pecandu dapatkan seperti halnya dengan obat lain. Ini lebih seperti tinggi kafein. Namun, cocain tetap menjadi jenis narkoba yang paling berbahaya karena menyelinap pada pecandu dan sebelum pecandu tahu itu pecandu kecanduan. Secara singkat, Cocain adalah narkoba yang sangat adiktif ( kecanduan ).

4) Heroin

narkoba heroin
Adalah termasuk narkoba yang paling adiktif . Sekali mencoba heroin, 60 % akan menjadi kecanduan. Heroin merupakan jenis narkoba yang jauh lebih sulit untuk didapatkan daripada jenis-jenis narkoba yang disebutkan di atas. Jadi kerusakan keseluruhan masyarakat mungkin lebih rendah. Tetapi kerusakan per pecandu mungkin yang tertinggi. Salah satu alasan mengapa Heroin sangat berbahaya bagi pecandu karena pecandu benar-benar tidak ingin melakukan hal lain ketika mereka menggunakannya. Yang penting adalah “hit” berikutnya. Efeknya bukan hanya menghilangkan motivasi pecandu untuk melakukan hal-hal yang produktif (seperti halnya efek MDMA ), tetapi juga kecanduannya akan bersifat sangat psikologis dan kecanduan secara fisik.

5) Meth / SABU SABU

narkoba sabu sabu

Meth / SABU SABU adalah rajanya narkoba yang paling berbahaya dari keseluruhan jenis narkoba yang beredar saat ini. Bukan hanya dalam jumlah total kerusakan di masyarakat luas saja namun juga dalam hal kerusakan per pecandu.
Sabu sabu boleh dibaratkan efek dua skala jenis heroin dalam hal addictiveness, kecanduan fatal secara fisik dan kecanduan fatal secara psikologis. Dan sangat sangat susah untuk direcovery.
Jenis narkoba Sabu sabu ini relatif baru dibandingkan dengan heroin. Sangat mudah diproduksi. Jika dibiarkan, akan sangat dengan mudah menjadi obat paling produktif dan sangat sangat berbahaya di masyarakat.

6) Crack

narkoba crack
Adalah satu kelas dan turunan dengan heroin dalam hal addictiveness dan sehingga masuk dalam 3 besar narkoba yang sangat berbahaya.

Singkatnya: Alkohol dan Sabu-sabu adalah dua jenis yang paling merugikan masyarakat luas.
Sabu sabu adalah sekaligus merupakan jenis narkoba yang paling adiktif dan paling berbahaya bagi fisik dan psikologis pecandu.

Tulisan dari :
Leigh Christie, Manager Isobar NowLab Americas, founder: MistyWest, eatART, Mondo Spider, Ori